SURABAYA – Universitas 45 Surabaya menggelar prosesi wisuda di Gedung Juang DHD 45 Surabaya pada Sabtu, 26 September 2026. Momentum tersebut menjadi tonggak penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi, sekaligus awal perjalanan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di tengah masyarakat.
Sabtu, 26 September 2026
Salah satu wisudawati, Tri Agustini, dari Fakultas Psikologi Universitas 45 Surabaya, mengungkapkan harapannya agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut Tri Agustini, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi tidak semata-mata diukur dari gelar akademik yang diraih, tetapi juga dari sejauh mana ilmu tersebut memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Tri menilai, proses pendidikan di perguruan tinggi perlu berjalan seimbang antara penguasaan teori dan pengalaman praktik. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan nyata di masyarakat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.
“Karena bukan hanya teori saja, tapi praktik itu juga penting,” tegasnya.
Prosesi wisuda ini menjadi momentum bagi para lulusan Universitas 45 Surabaya untuk melangkah ke tahap berikutnya, dengan membawa bekal pengetahuan, keterampilan, dan semangat pengabdian demi memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Bagi Tri Agustini, kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk mengamalkan ilmu dan terus berkarya di tengah kehidupan bermasyarakat. (Vinda, Atta/Red)

















