Wisuda Bukan Akhir Perjalanan, Tetapi Awal Pengabdian

Kegiatan109 Dilihat

Pesan Ketua Yayasan Perjuangan 45 kepada Wisudawan dan Wisudawati Sarjana ke-32 Universitas 45 Surabaya Tahun 2026

Oleh: Dr. H Fadjar Budianto SH, MH, SpN
Ketua Yayasan Perjuangan 45

Hari ini adalah hari yang membahagiakan dan membanggakan. Para wisudawan dan wisudawati Sarjana ke-32 Universitas 45 Surabaya telah sampai pada satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan. Gelar sarjana yang Saudara sandang bukan sekadar tambahan di belakang nama, tetapi merupakan amanah yang membawa konsekuensi tanggung jawab yang lebih besar kepada keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Atas nama Yayasan Perjuangan 45, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas 45 Surabaya Tahun 2026.

Saya juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para orang tua dan keluarga. Di balik keberhasilan seorang sarjana, ada doa, pengorbanan, kesabaran, dan dukungan keluarga yang tidak ternilai.

Namun, saya ingin berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati:

Jangan menganggap wisuda sebagai garis akhir. Wisuda adalah garis awal untuk memasuki kehidupan yang sesungguhnya.

Di bangku perguruan tinggi, Saudara telah mendapatkan ilmu. Tetapi kehidupan akan menguji bagaimana ilmu tersebut digunakan. Dunia kerja akan menguji profesionalisme. Masyarakat akan menguji kepedulian. Dan bangsa akan menguji sejauh mana Saudara mampu memberikan kontribusi nyata.

Karena itu, jangan hanya menjadi sarjana yang pintar, tetapi jadilah sarjana yang benar: benar dalam sikap, benar dalam tindakan, berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.

Universitas 45 Surabaya adalah kampus berwawasan kebangsaan. Maka, kami berharap nilai-nilai kebangsaan tidak berhenti menjadi slogan di lingkungan kampus. Nilai tersebut harus menjadi karakter yang Saudara bawa ke mana pun Saudara melangkah.

Ilmu harus disertai integritas.
Kecerdasan harus disertai karakter.
Kesuksesan harus disertai kepedulian.
Dan kebebasan harus disertai tanggung jawab.

Sebagai bagian dari keluarga besar Yayasan Perjuangan 45, Saudara juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan meneruskan nilai-nilai kejuangan 45.

Semangat para pejuang bukan hanya tentang mengangkat senjata di medan perjuangan. Pada zaman sekarang, perjuangan dapat diwujudkan melalui kerja keras, kejujuran, profesionalisme, inovasi, pengabdian, dan keberanian menghadapi berbagai tantangan zaman.

Para wisudawan dan wisudawati adalah generasi yang akan memasuki dunia yang berubah sangat cepat. Teknologi digital, kecerdasan buatan, ekonomi global, dan perubahan sosial akan menghadirkan peluang sekaligus tantangan.

Karena itu, jangan pernah berhenti belajar setelah memperoleh ijazah.

Ijazah menandai selesainya satu jenjang pendidikan, tetapi tidak pernah menandai selesainya proses belajar. Jadilah manusia pembelajar sepanjang hayat. Teruslah meningkatkan kompetensi, membuka wawasan, membangun jejaring, dan beradaptasi dengan perubahan.

Kepada Saudara yang akan memasuki dunia kerja, jadilah tenaga profesional yang membawa nama baik almamater.

Kepada Saudara yang menjadi wirausahawan, jadilah pengusaha yang menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepada Saudara yang melanjutkan pendidikan, teruslah mengejar ilmu setinggi mungkin.

Dan kepada siapa pun Saudara mengabdi, jangan pernah kehilangan jati diri sebagai manusia Indonesia.

Saya berharap para alumni Universitas 45 Surabaya tidak hanya bertanya, “Apa yang bisa saya dapatkan dari bangsa ini?”

Tetapi mulai bertanya:

> “Apa yang dapat saya berikan untuk bangsa ini?”

 

Pertanyaan itulah yang harus menjadi bagian dari perjalanan hidup seorang sarjana Universitas 45 Surabaya.

Saya ingin melihat para alumni Universitas 45 Surabaya hadir di berbagai bidang kehidupan: menjadi profesional, akademisi, pengusaha, birokrat, praktisi, pemimpin masyarakat, maupun pekerja yang memiliki dedikasi. Di mana pun Saudara berada, bawalah nama baik almamater dan tunjukkan bahwa pendidikan yang berwawasan kebangsaan mampu melahirkan manusia yang kompeten sekaligus berkarakter.

Jadilah sarjana yang tidak hanya mengejar posisi, tetapi mencari arti. Tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi menghadirkan kemanfaatan. Tidak hanya membangun karier, tetapi juga membangun negeri.

Akhirnya, atas nama Yayasan Perjuangan 45, saya menyampaikan selamat kepada seluruh Wisudawan dan Wisudawati Sarjana ke-32 Universitas 45 Surabaya Tahun 2026.

Melangkahlah dengan ilmu.
Bekerjalah dengan hati.
Berkaryalah dengan integritas.
Mengabdilah dengan semangat kejuangan.
Dan jadilah generasi yang turut menjaga persatuan serta masa depan Indonesia.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, keberhasilan, dan jalan pengabdian yang terbaik bagi Saudara semua.

Selamat menjadi alumni Universitas 45 Surabaya.
Selamat memasuki dunia pengabdian.
Teruslah berjuang, teruslah berkarya, dan teruslah menjadi bagian dari Indonesia yang lebih maju dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *