Pentol 45 Identik Perjuangan Hingga Kegemaran Para Siswa SMA GEMA 45

Ekstra, Mading47 Dilihat

Surabaya, 9 September 2026 —Kegiatan Program Jurnalis SMA Gema 45 kali ini ada yang berbeda, para team Media Center Kabar Gema 45 turun ke lapangan menyapa para penjual Kaki Lima di sekitar lokasi Sekolah yang setiap harinya menjadi langganan anak anak sekolah di sekitar lokasi tersebut . (9/9/2026)

Ada sisi yang menarik dalam sudut pandang para siswa, tim 2 menghampiri sosok pria bersahaja yang tiap hari berjualan di sekitar komplek SMA GEMA 45 menjadi jujugan tim untuk di wawancarai. tak sabar segera ingin tahu tim menanyakan kepada sosok pria ini.

Menurut mereka, Berjualan pentol 45 adalah keahlian yang dimiliki pria bernama iman yang sudah berjualan dari tahun 2010 dan digemar dan diminati oleh beberapa kalangan, seperti anak sekolahan dan orang-orang yang lewat yang ingin membeli.

Berjualan pentol 45 ini dimulai dari pagi jam 08.00 sampai jam 16.00 atau sampai pentol habis. Pentol ini sangat digemari karena rasanya yang enak dan harganya yang murah meriah serta ramah di kantong pelajar.

Pentol 45 dulunya dijual oleh Iman dengan berkeliling, namun sekarang sudah menetap di depan sekolah Gema 45. Pentol yang dijual harganya sangat murah yaitu Rp. 1.000 sudah mendapat 5 pcs pentol kecil.

Dengan keahlian yang dimiliki oleh Iman, pentol 45 tersebut dibuat dengan rasa seenak dan sebersih mungkin supaya pembeli bisa datang kembali untuk membeli.

“Prinsip saya, yang penting dagangan saya bersih pasti orang bakalan suka karena bersih.” Benernya

Walaupun terkadang banyak kendala yang dihadapi oleh Iman, namun rasa semangatnya tidak pernah padam untuk berjualan. Salah satu kendala yang sering dihadapi oleh beliau adalah saat cuaca sedang hujan, terkadang pentol nya tidak habis terjual.

Beragam jenis pentol yang dijual oleh Bapak Iman sehingga pelanggan tidak bosan dengan produknya. Ada pentol, tahu, siomay, dan gorengan.

Omzet dari penjualan yang dihasilkan oleh Bapak Iman dalam berjualan pentol cukup besar, yaitu sebesar Rp. 700.000. Dan ini masih tergolong omzet kotor.
Harapan beliau kedepannya semoga pentol 45 ini supaya semakin tambah maju dan laris manis terus.

(Meylin,Valen,Kesava/Red)

Tim 2 (9/9/26)
Program jurnalis latihan liputan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *