SURABAYA – Clay Deva Thenu, siswa kelas XI jurusan Perhotelan SMK Gema 45 Surabaya, berhasil melaju hingga babak semifinal Kanji Cup XXIII yang diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sabtu (10/10/2026). Bersama teman-temannya, Clay mewakili SMK Gema 45 Surabaya dalam kompetisi bahasa Jepang tingkat nasional tersebut. Keikutsertaan pertamanya ini menjadi pengalaman membanggakan, terlebih dengan persiapan yang relatif singkat.
Minggu, 11 Oktober 2026
Clay berhasil bertahan hingga babak semifinal sebelum gugur pada soal keenam. Ia mengaku kesulitan membedakan karakter kanji yang memiliki bentuk serupa dalam pilihan ganda. Meski sempat merasa panik karena harus bersaing dengan mahasiswa dari universitas ternama dan peserta LPK yang dinilainya telah menguasai materi, Clay tetap bangga atas pencapaiannya.
“Perasaannya sangat luar biasa sekali. Ini pertama kalinya saya ikut Kanji Cup, dan bisa bertahan sampai semifinal merupakan momen yang sangat membanggakan bagi saya,” ungkap Clay.

Pencapaian tersebut tidak lepas dari latihan selama kurang lebih satu bulan bersama guru bahasa Jepang SMK Gema 45 Surabaya, Virgosa Landry Darmanta, S.Pd. Dalam pembelajaran, siswa dilatih menghafal karakter kanji menggunakan kartu berbahan duplex berbentuk kotak. Setelah menghafal sembilan kartu, siswa diuji melalui kartu yang diacak dan diletakkan dengan keras di atas meja, lalu diminta menyebutkan cara baca kanji dalam waktu yang diberikan. Metode ini melatih daya ingat sekaligus membangun mental agar lebih siap menghadapi tekanan kompetisi.
Meski belum berhasil melaju ke babak final, Clay berharap dapat kembali mengikuti Kanji Cup pada kesempatan berikutnya. Ia juga berharap teman-temannya dapat merasakan pengalaman serupa, terlebih tahun depan ia dijadwalkan menjalani praktik kerja lapangan (PKL). Baginya, pengalaman berkompetisi di tingkat nasional menjadi kesempatan berharga untuk belajar dan mengembangkan kemampuan bahasa Jepang. (Nayla/ Red)












